Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tengah berupaya memulangkan Saifuddin Ibrahim, tersangka ujaran kebencian bermuatan SARA yang meminta Menteri Agama menghapus 300 ayat Al Quran. "Masih berproses untuk upaya pemulangan tersangka melalui jalur kerja sama yang dimiliki oleh Polri dengan FBI," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi di Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Agus Andrianto mengatakan, sebelum ucapannya yang diduga berisi ujaran kebencian viral di masyarakat, Saifuddin Ibarhim telah mempersiapkan pergi ke luar negeri.. Seperti diketahui, polisi telah menetapkan Saifuddin Ibrahim sebagai tersangka atas dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian terkait Bareskrim Polri menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk melakukan pemblokiran terhadap akun youtube milik tersangka kasus dugaan penistaan agama dan ujaran kebencian terkait SARA Saifuddin Ibrahim. "Kami sudah berkoordinasi dengan Kominfo untuk dilakukan pemblokiran terhadap akun tersebut," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko Beritadan foto terbaru Saifuddin Ibrahim - Fakta-fakta Pendeta Saifuddin Ibrahim Dilaporkan ke Polisi, Dituding Lakukan Penistaan Agama Minggu, 20 Maret 2022 Cari Dalampernyataannya, Pendeta Saifuddin Ibrahim juga mengaku sering bertemu Menag Yaqut. Hal ini dibantah tegas oleh Kementerian Agama. "Gus Menteri tidak kenal dengan Pendeta Saifuddin Ibrahim," ujar Plt Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag Thobib Al Asyhar dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (17/3/2022). RADARPAPUAID - Pernyataan pendeta Saefuddin Ibrahim dalam kanal Youtubnya mengenai permintaan agar 300 ayat dalam alquran dihapus terus mendapat kecaman dari berbagai tokoh dan ormas di Indonesia.. Salah satunya kecaman itu datang dari Jaringan Muslim Madani (JMM). Pernyataan pendeta Saifuddin Ibrahim itu dinilai ngawur dan berpotensi mengancam toleransi antar umat beragama. PendetaSaifuddin Ibrahim (Istimewa) JAKARTA - Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Pendeta Saifuddin Ibrahim belum menemui titik terang. Ini Kondisi Istri Kopda Muslimin, Masih Harus Jalani Operasi. Jumat, 29 Juli 2022 - 13:56. Pengendara Motor Meninggal Dunia. Banyumas Rabu, 27 Juli 2022 - 16:19. Lobi Kepolisian dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, meminta Saifuddin Ibrahim kembali ke Indonesia dan mempertangungjawabkan perbuatanya secara hukum. Ini karena Saifuddin Ibrahim telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana penistaan agama, ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, antargolongan (SARA) dan hoaks. FaktaBaru Kasus Pendeta Saifuddin Ibrahim, Ternyata Baru Kabur ke Amerika Maret Lalu; Dikatakan Kabag Operasi Polres Serang Kota Kompol Yudha Hermawan, operasi itu digelar sejak Jumat (1/4) pukul 21.00 WIB. Tidak hanya mengamankan pasangan buka suami isteri, petugas juga mengamankan minuman keras (miras) yang dijual ilegal di sejumlah toko jamu. Padavideo berjudul 'Saifuddin Ibrahim Ajak Anies Baswedan Terima Yesus Sebagai Tuhan dan Juru Selamat' , Pendeta Saifuddin sebut Anies akan jadi presiden RI. Dewi Tanjung Singgung Keberadaan Bharada E dan Istri Irjen Ferdy Sambo: Kalau Gak Salah Muncul Aja Nasional. Selasa / 26-07-2022,18:11 WIB. Nasional Kematian Brigadir J bSBwLMl. JAKARTA – Saifuddin Ibrahim adalah seorang pendeta yang lahir di Bima, Nusa Tenggara Barat pada 26 Oktober 1965. Ia memiliki nama lain Abraham Ben Moses. Setelah lulus dari SMA di Bima, Saifuddin Ibrahim melanjutkan kuliah di Fakultas Ushuluddin Universitas Muhammadiyah Surakarta UMS. Ia mengambil jurusan Perbandingan Agama. Selepas dari UMS, Saifuddin Ibrahim mengajar di Pesantren Darul Arqom Sawangan Depok, Jawa Barat. Lalu pada 1999 Saifuddin Ibrahim mengajar di NII Al Zaytun Panji Gumilang di Indramayu. Lalu mengajar di Ponpes Al-Zaytun yang bertempat di Haurgeulis Indramayu di bawah asuhan Syaikh AS Panji Gumilang 1999. Tahun 2006, Saifuddin Ibrahim kemudian memeluk agama Kristen. Setelahnya, ia bertekad menjadi penginjil dan hamba Tuhan di Adonai Yeshua Hamashiach. Dalam video di kanal YouTube Kesaksian Segala Bangsa, dengan judul “Mengapa Saya Tinggalkan Agamaku”, Saifuddin Ibrahim bercerita bahwa keputusannya masuk Kristen adalah kemurahan Tuhan. Credit Image YTSaifuddin Ibrahim Walau Saifuddin Ibrahim harus menanggung sejumlah konsekuensi, di antaranya bercerai dengan istri dan kehilangan beberapa aset. Saifuddin Ibrahim juga menegaskan alasannya memilih Kristen adalah karena dalam agama Kristen tidak diajarkan membunuh siapa pun, sedangkan menurutnya, dalam Alquran diajarkan membunuh musuh-musuh di luar Islam. Hanya Saifuddin Ibrahim sendiri dalam keluarganya yang berpindah agama. Istri dan anaknya tetap teguh berpegang dalam ajaran Islam, dan tak berapa lama, meninggal sebagai pemeluk Islam yang taat. Permintaannya yang viral meminta Menag menghapus 300 Ayat dalam Alquran berbuntut panjang, meski begitu, Saifuddin Ibrahim mengaku dalam video youtubenya melakukan “ini” demi membela orang-orang minoritas. Pendeta Saifuddin Ibrahim mengatakan alasan permintaan itu karena terdapat 300 ayat di Al-Qur’an yang ia sebut itu dapat memicu sikap intoleran, sikap radikal, hingga membenci orang lain yang berbeda agama. Aksinya itu direspon dengan tegas oleh Menko Polhukam Mahfud Md, Mahfud Md menjelaskan bahwa aksi yang telah dilakukan oleh Pendeta Saifuddin Ibrahim telah membuat gaduh antarumat. Mahfud lantas menyinggung Undang-Undang UU Nomor 1 Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama telah diperbarui menjadi UU No 5 Tahun 1969. Mahfud Md mengatakan UU tersebut bisa dijadikan sebagai dasar untuk memproses Saifuddin lantaran dalam ajaran pokok Islam, ayat Alquran sebanyak tidak boleh ada yang dikurangi. Saifudin Ibrahim yang lahir dan besar dari keluarga muslim yang taat, sudah merasakan ketidaksukaannya pada orang Kristen sejak ia duduk di bangku SMP. Ia merasa benci karena menurutnya makin hari makin banyak orang islam yang pindah memeluk agama Kristen. Saifudin yang lahir di kota Bima, setelah lulus SMP menempuh pendidikan di SMA Muhammadiyah kota Bima yang membuatnya lebih mendalami lagi ilmu agama. Setelah lulus dari SMA, karena prestasinya Saifuddin Ibrahim mendapat beasiswa dari pimpinan pusat Muhammadiah untuk melanjutkan pendidikan di Solo dengan mengambil jurusan perbandingan agama. Saat melanjutkan studinya di Solo, ia tidak pernah takut mendebat orang-orang Kristen bahkan pendeta sekalipun. Dari sini ia berhasil membuat 15 orang Kristen berpindah agama menjadi Islam, bahkan sampai Pendeta pun yang ia debat menjadi murtad. Selesai kuliah ia bekerja di Jepara dan menjabat sebagai pemimpin Muhammadiyah Jepara, yang kemudian membuatnya bertemu dengan istrinya yang merupakan orang asli Jepara dan di karuniai 3 orang anak laki-laki. Selesai masa jabatannya sebagai pemimpin Muhammadiyah di Jepara, Saifuddin mengajar di sebuah pesantren terbesar di Indonesia. Luas lahan pesantren tersebut mencapai hektar, dengan murid, karyawan, dan 800 orang guru. Tentunya sebagai guru dan sekaligus menjabat sebagai dosen agama islam, Saiffudin menjalankan kehidupan agamanya dengan baik. Suatu hari di tahun 2006, Saifudin mendapat alkitab dari The Gideons, Yayasan yang memiliki program untuk membagikan alkitab ke seluruh dunia. Ini bukan kali pertama Saifudin membaca Alkitab, ia mengaku pernah membacanya saat masih kecil tapi saat itu ia menggunakannya sebagai bahan untuk menyudutkan umat Kristen. Tetapi ketika ia melihat Alkitab itu lagi, ia merasa tergerak hatinya. Ditambah begitu banyak peristiwa yang membuat hatinya kecewa sebagai umat muslim saat itu, sebagai contoh, menurut Saifudin politik kini sudah bercampur aduk dengan agama, adanya kekerasan oleh beberapa oknum muslim radikal, kerusuhan Mei 1998, peristiwa bom Bali, dan masih banyak lagi. Baginya ini adalah suatu kesalahan untuk tetap memeluk agama yang memperbolehkan manusia membunuh manusia lain karena berbeda agama. "Saya melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana mal dibakar, dihancurkan, etnis Tionghoa diperkosa, rumahnya dibakar, dokter di Lombok menjadi gila, itu membuat saya tidak suka lagi dengan keyakinan itu, dan merasa saya harus masuk Kristen" kata pria yang juga dikenal sebagai 'Abraham Ben Moses' ini. 4 Maret 2006, Saifuddin dibaptis dan menerima Yesus. Mulai dari sana ia melayani, menginjil, dan berani mempertaruhkan jiwa, raga, apapun yang ia miliki untuk memuliakan Yesus. Namun pilihannya mengikut Yesus membuat istrinya memilih untuk berpisah dengannya. Ia pun kembali menikah dengan seorang muslim kelahiran Bangka dan dikaruniai 2 orang anak perempuan. Istrinya bersedia mengenal dan ikut Yesus seperti Saifudin, dan melakukan pelayanan dan menginjilan bersama. Ditahun-tahun pertama masa pelayanannya Saifudin menginjil di mana saja, pasar-pasar, hotel, taksi, dimanapun ia merasa orang-orang membutuhkannya. Baca juga 'Saya Memilih Kristus', Kisah Ibu Sarah Ayu Istri Pendeta Saifuddin Ibrahim Di tahun ketiga masa pelayanannya Saifudin mendapat penglihatan jika suatu saat ia akan masuk penjara, tetapi ia tidak goyah tidak menanyakan pada Tuhan apa yang terjadi pada hidupnya, ia yakin pada rencana Tuhan. Saifudin dan istrinya mulai menulis buku dan masuk ke gereja-gereja menjelaskan teori-teori islame serta memberikan kesaksian hidup. Ia bahkan menerima jika ada umat muslim yang ingin mendebatnya asal masih santun dan tidak mengganggunya secara fisik. Pada 6 Desember 2017, penglihatannya menjadi kenyataan. Ia di tangkap oleh pihak berwajib karena videonya yang viral. Di video itu ia sedang menginjili seorang supir taksi yang sedang merokok dan mengajaknya ikut Kristus. Ia divonis 5 tahun penjara karena dianggap menistakan agama, "Undang-Undang penistaan agama ya untuk minoritas, bukan mayoritas. Sedangkan ustad-ustad yang menghina salib, sudah dilaporkan tidak juga ditangkap, sedangkan saya langsung ditangkap oleh polisi tanpa pelapor," ungkap Saifudin "Tapi saya tidak masalah, saya bersyukur boleh menderita karena Injil, karena Kristus ada dalam saya." Banding dan kasasi diajukan oleh Saifudin dan istrinya, dari hukuman 4 tahun penjara diturunkan menjadi 2 tahun. Setelah mengajukan pembebasan bersyarat, ia hanya menjalankan 1 tahun 4 bulan penjara. Sebelum dijatuhkan vonis oleh hakim, Saifudin diberikan kesempatan untuk membacakan pembelaannya, Saifudin mengatakan jika ia ingin adanya kebebasan beragama di Indonesia di jalankan dengan seimbang dan meniadakannya undang-undang penistaan agama karena itu tidak adil. Baca juga Kesaksian Mantan Muslim Daud Ali yang Dipenjara Karena Iman 'Saya Siap Dipakai Tuhan' "Selama tidak melakukan tindakan kriminalitas yang merugikan, ya seharusnya silahkan mereka bebas beragama. Tidak perlu buat Undang-Undang penistaan agama, sementara ada kitab suci yang memberi kebebasan membunuh manusia lain karena berbeda agama. Dari situ sudah bertentangan bukan?" Saifudin mempertanyakan. "Tapi sedangkan kami diperintahakan Yesus untuk 'mengasihi musuhmu dan berdoa untuk orang-orang yang menganiaya kamu'." Di penjara Saifudin tidak berhenti menginjil, di awal masa penahanannya ia berhasil membuat 18 orang tahanan muslim menjadi pengikut Yesus dan dibaptis di penjara. Karena perbuatannya yang dianggap tetap melakukan penistaan di penjara, iapun dipindahkan ke penjara kelas 2 Tangerang. Di penjara kelas dua itu, Saifudin juga berhasil membuat 60 orang narapidana menjadi pengikut Yesus. Karena masih di anggap mengancam, Saifudin pun diancam akan dipindahkan ke Nusakambangan. Akhirnya ia dipindahkan lagi ke penjara kelas 1 Tanggerang. Jika sebelumnya Saifudin hanya memberitakan injil, di penjara kelas satu ini ia mulai melatih para tahanan yang beragama Kristen dan Muslim untuk menjadi pelayan Yesus, "Saya bilang siapapun yang bertobat menerima Yesus di sini, kalian dipenjarakan bersama Yesus. Jual narkoba berani, ada yang membunuh, mencuri berani, masa nyebarin injil saja tidak berani?" Disana Saifudin melatih 120 tahanan muslim menjadi penyebar injil. Setelah keluar dari penjara, ia kembali mendapat panggilan dari Kemenkuham Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, "Saya ditanya 'nyesal tidak, dan akan ulangi tidak?' Saya jawab kalau saya akan tetap lakukan, itu emang tugas penginjil. Saya dipenjarakan tidak ada urusannya sama hukum, itu hanya akal-akalan. Seperti Ahok, hanya menggunakan 1 ayat dikenakan 2 tahun penjara. Jelas-jelas ustad dan habib menistakan Tuhan Yesus, yang bilang Tuhan lahir siapa bidannya? Ini juga sebenarnya jelas-jelas menistakan. Tapi nggak di tangkap. Kenapa saya berani bilang begitu? Agar hukum tidak berat sebelah" ungkapnya. Baca juga Kesaksian Natasha Manuella, Miss Indonesia 2016 "Karena Rencana Tuhan Dalam Hidup Saya" Sampai saat ini Saifudin sudah tidak bisa menghitung berapa banyak orang yang telah dijamah Tuhan melalui kesaksiannya. Bagi Saifudin, 'Hidup ini adalah kesempatan untuk bersaksi.' Ia bersama istri mendirikan Yayasan Ladang Penuaian Indonesia untuk terus memberitakan injil. Saifudin juga berharap agar orang-orang Kristen dan saksi-saksi Kristus "jangan menipu, jangan berbohong, jangan seperti mereka yang mengaku dapat pendidikan dari sana sini, tapi memfitnah, jika banyak dari mereka yang terima Kristus karena saya bayar ratusan juta. Padahal kita tahu kalau ikut Yesus itu menderita. Terima Yesus itu gratis, melayani itu bayar harga, tapi ikut Yesus berarti bayar semuanya, bayar dengan penderitaan dan air mata dan kerja keras dengan keringat, dan sebagainya." "Namun semua penderitaan ini akan dibayar oleh Tuhan dengan kemuliaan yang Tuhan siapkan sesuai waktu-Nya," kata Saifuddin menutup kesaksiannya. Tonton video kesaksian Saifudin Ibrahim terbaru di bawah ini Sumber Youtube Hidup Untuk Bersaksi JUDUL DEBAT SPEKTAKULER USTADZ MANTAN PENDETA VS PENDETA MANTAN USTADZ KODE PRODUK C20 HARGA Klik Pricelist Lengkap DESKRIPSI TENTANG CD SERU!! Jikalau anda mencari Debat Islam Kristen paling spektakuler, maka inilah jawabannya. Acara DEBAT PANAS DAN SERU ini diselenggarakan oleh Lembaga Al Isya Nurulbaqi di Gedung Sarinah Jl. Thamrin Jakarta Pusat. Tiga debaters dari kubu Islam berhadapan sengit melawan tiga debaters dari kubu Kristen. Tema dalam acara debat Islam Vs Kristen ini adalah “Yesus dalam Al Quran. Muhammad SAW dalam Bibel”. Berikut ini adalah nama-nama pembicara yang menjadi debaters dalam acara ini. Pembicara Islam 1. Insan LS Mokoginta Mantan Katolik 2. Agustinus Kainama Mantan Pendeta 3. M. Arifin Purba Trainer Islam Pembicara Kristen 1. Ev. Luga Tambunan Presiden King of King Ministry 2. Pdt. Saefuddin Ibrahim Mantan Islam 3. Pdt. Yoehanan Yerushalayim Acara debat ini menjadi menarik dengan kehadiran Pdt. Saifuddin Ibrahim Versi lain Saefuddin Ibrahim, Syaifuddin Ibrahim, dsb. Siapakah ia? Ia adalah seorang yang kabarnya dahulu beragama Islam dan mengajar di Pondok Pesantren Az Zaitun, lantas kemudian memutuskan untuk menjadi murtad dan beragama Kristen. Belum diketahui dari motif sebenarnya mengapa ia menjadi murtad dan menjadi Kristen. Kini, Saifuddin Ibrahim berdakwah menjadi missionaris Kristen, sedangkan istrinya telah meninggal dunia sekarang telah menikah lagi dengan istri yang baru dan beragama Kristen. Adapun ketiga anaknya hingga sekarang masih memeluk Islam dan menjadi pendakwah Islam yang taat. Ketiga anaknya tersebut selalu berusaha mengajak ayaknya agar kembali berada dalam pelukan Islam. Sedangkan Pdt. Siafuddin Ibrahim sendiri selalu berusaha agar ketiga anaknya tersebut masuk menjadi Kristen. Pada sejak tahun 2016 yang lalu, Pdt. Saifuddin Ibrahim selalu lari dan tidak pernah berani lagi untuk diajak diskusi, berdialog, ataupun berdebat dengan para tokoh-tokoh Islam. Jikalau mendapati ajakan debat dan berdialog, selalu ada saja alasan untuk menganulirnya. Nah, di acara debat di CD ini merupakan kehadiran Pdt. Saifuddin Ibrahim yang spesial, di mana kala itu ia masih bersedia untuk berdialog dengan para tokoh Islam. Di Debat Islam Kristen inilah anda akan dapat menontonnya secara gamblang dan subyektif, pada taraf level berapakah standar keilmuan Pdt. Saifuddin Ibrahim. Dan apakah kapasitasnya memenuhi dan pantaskah apabila sebelumnya ia konon kabarnya pernah menyandang gelar Ustadz? Pada acara Debat Kristen Vs Islam ini juga hadir tokoh spesial, yakni Agustinus Kainama Mantan Pendeta. Siapakah ia? Memiliki nama lengkap Agustinus Christovel Kainama adalah seorang mantan pendeta berkapasitas yang akhirnya memutuskan diri untuk masuk Islam. Cerita tentangnya sangatlah menarik. Agustinus Christovel Kainama adalah pendeta yang berpendidikan tinggi, ia berhasil mendapatkan gelar masternya Master of Theology di Leiden Universiteit – Belanda, pada jurusan Liturgi Teologi. Lalu menempuh pendidikan S3 di Tanakh Biblical Studies, Holy Scriptal Biblical Studies, Haiva, Israel. Semua biaya kuliahnya dari S1 di STT Sekolah Tinggi Teologi Jakarta hingga kuliah S3 di luar negeri adalah dibiayai oleh Gereja Zebaot Bogor gereja di mana ia bertugas. Betapa besar karunia dan hidayah Allah. Sepulang dari kuliah di Haiva Israel, Pendeta Agustinus Christovel Kainama turun dari pesawat, tanpa menunda lagi, langsung beranjak menuju Masjid Agung Sunda Kelapa dan mengucapkan dua kalimat syahadat di sana. Baginya saat itu, semakin ia mempelajari Kristen secara detail, maka ia semakin dihadapkan pada kebingungan terhadap ajaran dan dogma ajaran Kristen. Hingga tulisan ini diunggah, sudah lebih dari 800 orang Kristen telah di-Islamkan oleh Sang Kainama. Berikutnya, menjadi berita menarik lagi adalah dengan kehadiran Pdt. Yochanan Johnny Memah, di acara debat Islam Kristen spektakuler ini. Mengapa? Karena beberapa waktu setelah hadir di acara debat ini, masya Allah, Pdt. Yochanan akhirnya masuk dalam pelukan Islam dan mengucapkan dua kalimat syahadat. Jangan lupa, kunjungi juga berita penting ini DAFTAR PENDETA / PASTUR / BIARAWATI / AKTIVIS GEREJA / MISSIONARIS KRISTEN YG MASUK ISLAM. Mari kita tonton acara debat Islam Kristen yang seru, dahsyat, dan mendebarkan ini. Sediakan makanan ringan, kerupuk pedas, dan minuman yang hangat di depan layar TV anda. —– CARA PEMESANAN CD Melalui SMS/WhatsApp ke nomor admin kami 08233 121 6100 WA, atau 08233 144 9015 Dengan Format NAMA ALAMAT LENGKAP ORDER CD KRISTOLOGI RINCIAN ORDER Contoh Format Pemesanan MUHAMMAD DARWIS Jl. Panglima Sudirman 72 Surabaya ORDER CD KRISTOLOGI. – Mengapa Saya Tinggalkan Gereja? Kode Produk B02. Pesan 2 CD. – Mengapa Kristen Tidak Bersunat? Kode Produk B03. Pesan 3 CD. Konsultasikan Kepada Kami Perihaldebat mantan pendeta dan mantan ustadzistri saifudin ibrahimdebat muallaf vs pendeta terbaruistri saifuddin ibrahim meninggalistri dan anak saifudin ibrahimDebat pendeta vs ustaddebat ustaddebat ustadz vs pendetapendeta masuk islam setelah kalah debatustad vs pendetainsan mokoginta vs luga tambunanustadz vs pendetadebat insan mokoginta vs pendetadebat ustad dan pendetadebat pendetadebat insan mokoginta vs luga tambunandebat seru ustadz vs pendetadebat panas islam vs kristensaifudin ibrahim dan keluargaArtikel debat islam vs kristen oleh ustad kainamadebat mantan ustad vs mantan pendetadebat pendeta vs ustatpendeta saifudin ibrahim