Tahun1908 merupakan tonggak utama sejarah pelayanan gereja katolik Cimahi di mana pada tahun tersebut bangunan gereja yang didirikan oleh para imam dari ordo Serikat Jesus (SJ) secara resmi menggunakan nama pendiri ordo tersebut, Santo Ignasius Loyola (1491~1556) sebagai nama pelindung gereja yang terletak di Jalan Baros No. 8.
Tel0341/562436 - Fax 0341/562437. Selain Biarawan Pasionis, di Indonesia hadir juga Biarawati Pasionis: Rubiah (kontemplatif) dan Suster (aktif). "Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawaNya untuk kita; jadi kitapun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita". (1 Yoh 3:16)
KetuaPanitia Konferensi Ordo Dominikan Romo Johanes Robini Marianto OP mengatakan, lebih dari 90 orang tokoh agama Katolik Ordo Dominikan, terdiri atas Pastor, dan Suster, menghadiri pertemuan di
KampusSanta Angela adalah sekolah Katolik di Bandung yang dikelola oleh Suster Ursulin. Value Proposition sebagai pelindung ordo Ursulin dan sekolah-sekolah Ursulin baik di Indonesia maupun di tingkat internasional khususnya Asia Pasifik. Core Value. Serviam (Saya mau mengabdi). Integrity (Integritas). Against the tide (Melawan Arus).
Kami berdoa agar para Yahudi tetap setia kepada perjanjian mereka ,' kata Suster Angela del Bono, 68 tahun, yang memegang switer wul tebal di sekeliling jubah coklatnya yang menyentuh lantai di dalam biaranya yang tidak ada alat penghangat. Kami berdoa agar orang-orang dapat sampai sepenuhnya kepada wahyu akan Allah
BBenediktin‎ (10 H) D Dominikan ‎ (17 H) K Karmelit‎ (11 H) O Opus Dei‎ (2 H) Y Yesuit‎ (1 K 41 H) Halaman dalam kategori "Ordo dan Serikat Katolik Roma" Kategori ini memiliki 37 halam. Kategori:Ordo dan Serikat Katolik Roma - pos (kodepos) NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) m.nomor.net
Dalambuku Sejarah Gereja Katolik di Indonesia, Serikat Awam ini selengkapnya disebut Confreria Reinha Rosari tercatat sebagai Serikat Awam katolik tertua di Indonesia. Biara Pusat Suster St. Dominikus di Indonesia Jl. Pejaten Raya No. 1 (STRADA) Kel Jatipadang, RT. 007 / 010 Pendiri Provinsial Rosario Suci juga membantu mendirikan Ordo
AmalkanSemangat "100% Katolik, 100% Indonesia", Mgr. Ignatius Suharyo Ajak Kaum Religius di Pontianak (imam, bruder, suster) lintas Ordo dan Kongregasi serta para imam lainnya di Biara SFIC Jl. AR Hakim, Kota Pontianak. Berdasarkan surat undangan resmi yang ditujukan kepada seluruh Ordo dan Kongregasi yang berkarya di tlatah
RedesainBiara Suster Ordo Karmel Santa Theresia Di Kakaskasen (Tomohon) (Implementasi Tradisi Katolik Dengan Pendekatan Arsitektur Mediterania) Biara Suster Karmel Santa Theresia ini telah menjadi tempat untuk jawaban akan panggilan Puteri-puteri Katolik dan umat yang haus akan kebutuhan spiritualitas dan rohani yang telah berdiri sejak
SekolahMarsudirini Bogor merupakan salah satu lembaga pendidikan Katolik yang diselenggarakan oleh para Suster Ordo Santo Fransiskus Assisi dari Tobat dan Cinta Kasih Kristiani (OSF). Ordo ini didirikan oleh seorang wanita bersahaja, Magdalena Daemen. hambatan kecerdasan, serta siswa yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata (gifted). Hal
3RCuJu. ORDO / KONGREGASI IMAM-IMAM 1. Imam Deosesan / Praja Pr Keuskupan Agung Jakarta Seminari Tinggi KAJ Yohanes Paulus II 2. Serikat Xaverian SX 3. Kongregasi Murid-Murid Tuhan CDD 4. Kongregasi Hati Maria Tak Bernoda CICM 5. Kongregasi Misi atau Lazaris CM 6. Kongregasi Sengsara Yesus CP 7. Kongregasi Redemptoris CSsR 8. Misionaris Hati Kudus Yesus MSC 9. Misionaris Keluarga Kudus MSF 10. Ordo Salib Suci OSC 11. Ordo Saudara-Saudara Dina Fransiskan OFM 12. Ordo Saudara-Saudara Dina Kapusin/Ordo Fratum Minorum Capuccinorum OFMCap 13. Ordo Saudara-Saudara Dina Konventual/Ordo Fratum Minorum Conventualium OFMConv 14. Ordo Karmelit 15. Kongregasi Maria Yang Terkandung Tak Bernoda/Oblat Maria Imamaculata OMI 16. Imam-Imam Hati Kudus Yesus SCJ 17. Serikat Salesian Don Bosco SDB 18. Serikat Yesus SJ 19. Kongregasi Hati Kudus Yesus dan Maria 20. Serikat Sabda Allah SVD KONGREGASI BRUDER-BRUDER & Frater Kekal 1. Kongregasi Bruder Budi Mulia BM 2. Kongregasi Bruder Santa Perawan Maria Yang Terkandung Tak Bernoda FIC 3. Bruder ALMA 4. Frater Bunda Hati Kudus BHK KONGREGASI SUSTER-SUSTER 1. Kongregasi Amalkasih Darah Mulia ADM 2. Kongregasi Abdi Kristus AK 3. Biarawati Karya Kesehatan BKK 4. Tarekat Maria Mediatrix TMM 5. Tarekat Santa Perawan Maria Amersfoort SPM 6. Kongregasi Suster Santo Paulus dari Chartres SPC 7. Kongregasi Santa Bunda Maria SND 8. Kongregasi Fransiskus dari Perkandungan Tak Bernoda Bunda Suci Allah SFIC 9. Kongregasi Suster Fransiskus Dina SFD 10. Tarekat Cintakasih dari Maria Bunda Berbelaskasih SCMM 11. Kongregasi Hati Kudus Yesus RSCJ 12. Kongregasi Putri Bunda Pengasih Gembala Baik RGS 13. Tarekat Putri Reinha Rosari PRR 14. Serikat Puteri Kasih PK atau sumber lain 15. Kongregasi Suster Sang Timur PIJ 16. Kongregasi Penyelenggaraan Ilahi PI 17. Tarekat Putri Bunda Hati Kudus PBHK 18. Ordo Santa Ursula OSU atau sumber lain 19. Kongregasi Suster-Suster Santo Fransiskus OSF 20. Kongregasi Suster-Suster Santo Dominikus OP 21. Kongregasi Suster-Suster Misionaris Claris dari Sakramen Mahakudus MC 22. Kongregasi Kasih Yesus dan Maria Bunda Pertolongan Baik KYM 23. Kongregasi Suster Fransiskan S. Lusia KSFL 24. Tarekat Jesus Maria Joseph JMJ atau sumber lain 25. Kongregasi Suster Belaskasih dari Hati Yesus Mahakudus HK 26. Kongregasi Para Saudari Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel 27. Kongregasi Fransiskanes dari S. Georgius Martir FSGM 28. Kongregasi Suster Fransiskus Misionaris Maria FMM 29. Tarekat Puteri-Puteri Penolong Umat Kristiani FMA atau sumber lain 30. Puteri-Puteri Cinta Kasih Canossian FDCC atau sumber lain 31. Puteri-Puteri Fransiskan dari Hati Kudus Yesus dan Maria FCJM 32. Kongregasi Suster Santo Fransiskus Charitas FCh atau sumber lain 33. Kongregasi Suster Santo Paulus dari Salib CP atau sumber lain 34. Suster Santo Fransiskus Asisi KFS 35. Kongregasi Pengikut Yesus CIJ atau sumber lain 36. Suster-Suster Cinta Kasih Santo Carolus Borromeus CB atau sumber lain 37. Suster Fransiskanes Santa Elisabeth FSE 38. Suster Klaris Anda tertarik ? Silahkan hubungi 1. Seminari Menengah Wacana Bhakti Jl. Pejaten Barat No. 10A Ragunan, Pasar Minggu Jakarta 12550 Telp. 021 7804986 – 7804996 2. Seminari Menengah St. Paulus Jl. Bangau No. 60 – Palembang Kotak Pos 30113 Tlp. 0711-351948 3. Seminari Menengah Petrus Canisius Mertoyudan Bambang Soegeng Mertoyudan, Kotak Pos 103 Magelang 56101 Telepon 0293 326718; Fax. 0293 325057. 4. Seminari Menengah Stella Maris Jl. Kapten Muslihat 22 Bogor 16122 Telp. 0251 8385607 – Fax 0251 8381779 5. Seminari Menengah Marianum Jl. Letjen Panjaitan 58 Probolinggo 67219 Telp 0335 429792 ; Fax 0335 429792 6. Seminari Menengah Roh Kudus – Tuka Banjar Tuka – Desa Dalung – Kecamatan Kuta Utara Po Box 18 Sempidi – Denpasar 80351 Telp 0361 245112 ; Fax 0361 245112 Sumber
Suster Misi Abdi Roh Kudus adalah salah satu tarekat atau kongregasi religius atau ordo keagamaan Katolik yang mempunyai nama resmi "Servae Spiritus Sanctus", yang berarti "Misi Abdi Roh Kudus". Kongregasi ini didirikan oleh Santo Arnoldus Janssen, pada tanggal 8 Desember 1889,[1] bersama dengan dua orang rekan biarawati yakni Beata Maria Helena Stollenwerk dan Beata Josefa Hendrina Stenmanns, di Steyl, suatu tempat di negara Belanda yang berada di wilayah perbatasan dengan negara Jerman. Anggota yang tergabung di dalam kongregasi ini menghayati hidup misioner sebagai biarawati atau lebih dikenal dengan sebutan suster. Santo Arnoldus Janssen, sebelumnya juga mendirikan kongregasi "Serikat Sabda Allah", dalam bahasa Latin "Societas Verbi Divini" atau lebih dikenal dengan "Soverdi" " yakni suatu tarekat misionaris biarawan, yang terdiri dari imam atau calon imam, yaitu frater dan bruder. Berikutnya, dia juga mendirikan kongregasi "Suster Misi Abdi Roh Kudus Penyembahan Abadi" " yakni suatu kongregasi biarawati kontemplatif, yang menghayati hidup dengan menyembah dan berdoa tiada henti, "Adorasi Abadi". "Hiduplah Allah Tri-Tunggal Mahakudus dalam hati umat manusia" menjadi motto yang menyemangati hidup spiritualitas mereka, untuk menjalankan misinya yang meliputi seluruh dunia. Saat ini, jumlah mereka tidak kurang dari 3300 suster yang terdiri dari sekitar 40 kebangsaan dan menyebar di seluruh dunia, di tiga puluh negara. Para Suster Misi Abdi Roh Kudus lebih dikenal dengan " singkatan dari bahasa Latin "Servae Spiritus Sanctus". Di negara-negara yang berbahasa Inggris, dikenal dengan sebutan "Sisters Servants of the Holy Spirit". Di Indonesia, para Suster Misi Abdi Roh Kudus masuk pertama kali di Flores pada tahun 1917. Sekarang sudah berkarya juga di Timor, Jawa, Kalimantan, Bali, Lombok, dan bahkan Sumatra. Karya yang ditangani sangat beraneka-ragam, pendidikan, kesehatan, pastoral, dan sebagainya, sesuai dengan tuntutan kebutuhan dan bimbingan Roh Kudus.
Para Rubiah Karmel Tak Berkasut adalah institut religius dengan karakter utamanya hidup kontemplatif ketat, mereka adalah saksi-saksi kemutlakan Allah dalam diri manusia. Mereka menanggapi panggilan Tuhan dengan hati yang siap sedia untuk di ubah menjadi kurban yang bukan hanya diwujud nyatakan dengan melepaskan diri dari keluarga dan kebebasan berinteraksi dengan dunia, tetapi lebih dari pada itu untuk membaktikan seluruh hidup dalam doa dan untuk selalu berada di hadirat Allah. Dengan mengambil bagian dalam kharisma St. Teresa Avila para rubiah karmel tak berkasut di panggil kepada hidup kontemplasi terutama dengan menjadikan seluruh hidupnya sebagai sebuah doa. Mengkontemplasikan Allah yang hidup setiap hari adalah alasan esistensi hidup dan tugas utama mereka. Dan segala sesuatu yang lain adalah hal-hal yang sekunder. Dan untuk mendukung cara hidup mereka maka para rubiah karmel memilih untuk memisahkan diri secara ketat dengan dunia lewat bentuk hidup di dalam klausura kepausan, di dalam keheningan dan kesendirian. Lewat Ekaristi kudus yang dirayakan setiap hari para rubiah mendapat kekuatan untuk memelihara kebebasan jasmani dan rohani agar dapat memusatkan seluruh kekuatan hidup mereka untuk berjumpa dengan Allah lewat ibadat harian dan meditasi. Pengalaman mendalam akan Allah menjadi sumber dan fondasi dari karya kerasulan mereka, lewat mendoakan intensi-intensi Gereja dan kesaksian hidup, namun sama sekali tidak mengambil bagian dalam bentuk pelayanan aktif. Komunitas menyatukan para rubiah sebagai saudari satu dengan yang lain. Oleh karena itu komunitas memilki peran penting dalam Karmel Teresiana. Para rubiah karmel Teresiana adalah sekolah kecil Kristus di mana mereka hidup di dalam suasana kekeluargaan dan kegembiraan khas Teresiana. Dalam terang hokum Gereja, komunitas Teresiana merupakan komunitas mandiri dan menerima aturan hidup biara sui iuris independen cfr. Can. 613. Dalam hidup harian, para rubiah disatukan dalam doa dan kerja tangan. Kerja tangan merupakan pekerjaan yang bisa di buat di dalam komunitas & merupakan usaha untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti misalnya membuat barang-barang dan bahan-bahan yang diperlukan untuk misa, membuat pakaian liturgi atau membuat icone gambar kudus. Menurut data terakhir jumlah para rubiah karmel tak berkasut di seluruh dunia sebanyak 11500, dan merupakan para rubiah terbanyak dari semua ordo-ordo kontemplatif yang ada di dalam Gereja Katolik Roma. Hampir 750 biara hidup menurut konstitusi 1991 sedangkan 140 biara hidup menurut konstitusi yang disahkan tahun 1990. Pertapaan Rubiah Karmel Tak Berkasut tersebar di 98 negara. Dan berkembang pesat di wilayah Asia Tenggara, Amerika Latin, Afrika dan Eropa Timur, di mana terdapat banyak panggilan seperti di Vietnam, Filipina, Indonesia, Meksiko, Brasil, Argentina, Colombia, Madagaskar, Kongo, Polandia, Kroasia dan beberapa negara eksunisoviet. Di Indonesia terdapat enam biara pertapaan OCD putri dan satu di Timor Leste yang tergabung dalam Federasi Indonesia-Timor Leste, tiga di pulau Jawa; Lembang, Jakarta dan Claket-Mojokerto, satu di Sulawesi utara; Tomohon, satu di Flores; Bajawa, dan Timor Leste; Hera-Dili.